Tinta Ungu

Majalah Online Psikologi UIN Bandung

Simposium kesehatan Jiwa

simposium keswa

Apa itu Simposium Kesehatan jiwa ?

Simposium Kesehatan Jiwa adalah program kerja Departemen Kajian Strategis BEM IKM Psikologi UI 2013. Simposium Kesehatan Jiwa merupakan sebuah pertemuan yang menghadirkan mahasiswa psikologi dari berbagai universitas (Jawa dan Sumatra), lembaga-lembaga yang bergerak di bidang psikologi, akademisi dan masyarakat umum untuk membahas isu kesehatan jiwa di Indonesia. Dalam pelaksanaannya, setiap peserta akan menyampaikan pandangannya terhadap isu kesehatan jiwa di Indonesia dan memaparkan kajian yang telah dibuat oleh masing-masing. Kemudian peserta akan menyatukan pandangan dan menuangkannya ke dalam bentuk draft rekomendasi yang di akhir acara akan diserahkan kepada Ketua Panja RUU Kesehatan Jiwa untuk menambah perspektif baru dalam penyusunan RUU Kesehatan Jiwa.

Tema

Tema Simposium Kesehatan Jiwa ini adalah “Membangun Perspektif Kesehatan Jiwa Melalui Upaya Preventif dan Promotif”

Tema ini kami turunkan lebih lanjut menjadi tema essay sebagai mekanisme untuk mengikuti simposium kesehatan jiwa (lebih lanjut ada di bagian bawah)

Mengapa Kesehatan Jiwa?

Kesehatan jiwa di Indonesia dihadapkan pada fakta berikut :—

Banyaknya laporan gangguan jiwa di Indonesia yaitu 11,6% dari seluruh penduduk Indonesia (19,6 jt orang dari 241 jt). Pada laporan riset kesehatan dasar tahun 2007, ditemukan bahwa sebanyak 11,6% individu yang berumur 15 tahun keatas melaporkan bahwa mereka memiliki gangguan emosional.
Indonesia tidak mempunyai UU yang mengatur tentang kesehatan jiwa
Perlakuan masyarakat terhadap Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) sangat tidak manusiawi. Pemasungan, kekerasan, penelantaran masih sering kita jumpai, bahkan di Rumah Sakit Jiwa
Tenaga profesional menangani ODGJ masih sedikit. Psikolog klinis menangani 1,51 orang/1 juta jiwa, psikiater hanya 2,49 orang/1 juta jiwa, dan perawat jiwa 8,8 orang/1 juta jiwa.
Pemerintah mengalami kerugian sekitar 20 Triliun sebagai bentuk hilangnya produktivitas kerja oleh ODGJ
Fasilitas untuk ODGJ dianggap kurang yaitu 1678 RSU hanya 2% yang mempunya pelayanan kesehatan jiwa

Pada tahun 2013 DPR melalui Komisi IX sedang merancang RUU Kesehatan Jiwa. RUU ini diharapkan menjadi komponen pendukung upaya mewujudkan kesehatan jiwa di Indonesia. Sebagai mahasiswa psikologi, hal ini menjadi momen tepat pula untuk ikut mengawal RUU Kesehatan Jiwa.

Bagaimana cara mengikuti Simposium Kesehatan Jiwa?

Selain mengundang beberapa universitas untuk mengirimkan perwakilannya, kami juga membuka kesempatan bagi mahasiswa dan masyarakat umum untuk mengikuti simposium kesehatan jiwa melalui mekanisme Call for Essay.

Tema Call For Essay “Membangun Membangun Perspektif Kesehatan Jiwa Berdasarkan Faktor Psikososial yang Mempengaruhinya”.

Sub Tema :

Kesehatan jiwa di lingkungan perkotaan (pembangunan kota)
Kesehatan jiwa di lingkungan industri
Kesehatan jiwa di lingkungan pendidikan

Keterkaitan antara upaya promotif dan preventif dengan faktor psikosoial

Faktor psikososial merupakan bagian yang penting dari pemahaman akan upaya-upaya kesehatan jiwa. Pemahaman akan faktor tersebut merupakan sebuah langkah dalam membentuk upaya preventif dan promotif yang efektif di dalam melestarikan kesehatan jiwa. Faktor-faktor ini bisa berupa standar hidup, kondisi lingkungan kerja, lingkungan hidup, dan kebijakan-kebijakan publik yang pada hakikatnya akan mempengaruhi kesejahteraan individu. Pembuatan berbagai program prevensi dan promosi tentunya berangkat dari pemahaman dari faktor-faktor psikososial itu. Maka itu langkah awal dari keterlibatan peserta disini adalah pendalaman dari faktor-faktor psikososial tersebut. Yang diharapkan adalah sebuah esai yang dapat menjelaskan faktor-faktor psikososial dalam masing-masing lingkup sub-tema dari Simposium Kesehatan Jiwa (Perkotaan, Industri, dan Pendidikan).

Ketentuan Call for Essay lebih lanjut dapat dilihat di poster call for essay di http://simposiumkesehatanjiwa2013.wordpress.com/ atau @simposiumkeswa.

Bagaimana teknis pelaksanaan Simposium Kesehatan Jiwa?

Simposium Kesehatan Jiwa dilaksanakan di Fakultas Psikologi UI dan Perpustakaan Pusat UI pada tanggal 13-16 Juni 2013.Secara garis besar di Simposium Kesehatan Jiwa terdapat acara sbb:

Talkshow
Focus Group Discussion berdasar sub tema yang telah ditentukan
Sidang (pemaparan hasil FGD dan penyatuan pandangan untuk draft rekomendasi)
Penyerahan drat rekomendasi RUU Kesehatan Jiwa kepada Panja RUU Keswa.

Keuntungan Mengikuti Simposium Kesehatan Jiwa

Menjadi bagian dari upaya mewujudkan kesehatan jiwa di Indonesia
Mendapatkan wawasan lebih mengenai kesehatan jiwa di Indonesia
Menjalin relasi dengan pihak-pihak yang bergerak dalam bidang kesehatan jiwa
Mendapat sertifikat dan plakat

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on May 13, 2013 by in acara, Agenda, Coming Soon, News, Psikologi and tagged , , .

Follow me on Twitter

Tinta Ungu Page

Statistik Blog

  • 60,209 hits

Twitter

%d bloggers like this: