Tinta Ungu

Majalah Online Psikologi UIN Bandung

SERUNYA PSIKOSIS 2012

“Methamorphoself, to Be Proud, to Be Understand, and to Be Unite”

Gambar

Bandung (01/13). Tinta Ungu News. Untuk kesekian kalinya Senat Mahasiswa Fakultas (SMF) Psikologi UIN Sunan Gunung Djati Bandung 2012-2013 menyelenggarakan acara besar. Kali ini acaranya adalah Psikosis 2012 atau Pengenalan Studi Kampus dan Orientasi Kemahasiswaan bagi mahasiswa baru (maba) angkatan 2012.

Psikosis bisa juga disebut sebagai ospeknya mahasiswa baru Psikologi. Pesertanya adalah seluruh mahasiswa baru Psikologi UIN Bandung yang berjumlah 138 orang. Akan tetapi menurut salah seorang panitia jumlah tersebut bukan merupakan jumlah maba yang sebenarnya, itu hanya jumlah maba yang mengikut Psikosis sedangakan jumlah maba sebenarnya lebih dari itu karena berbagai alasan ada beberapa maba yang tidak bisa mengikuti acara ini. Peserta dibagi kedalam 17 kelompok dengan nama kelompok menggunakan nama-nama tokoh Psikologi seperti Sigmund Freud, Alfred Adler dan Karen Horney. Kemudian juga setiap kelompok memiliki seorang mentor atau pembimbing. Sedangkan untuk Panitia sendiri terdiri dari pengurus SMF Psikologi dan delegasi dari setiap kelas serta non delegasi kelas dengan ketua panitia Ibnu Mahbub, semester 5.

Bertempat di bumi perkemahan Letjen. Mashudi atau Kiara Payung Jatinangor Kab. Sumedang acara Psikosis ini diselenggarakan dari tanggal 15-17 Januari 2013 dengan mengusung sebuah tema besar yaitu “Metamorphoself, to Be Proud, to Be Understand, and to Be Unite” atau perubahan diri untuk menjadi bangga, mengerti dan menyatu.

Psikosis kali ini cukup berbeda dari Psikosis sebelumnya, terlihat dari adanya kegiatan mentoring yang waktunya lebih banyak dan lebih intens. Dalam mentoring tersebut para peserta selain diberikan materi tentang ke-Psikologian dari para mentor, para peserta juga diberikan materi keagamaan seperti tentang makna ayat Al-Quran dan tilawah bersama.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Pembantu Dekan 3 Fakultas Psikologi, Bambang Syamsul Arifin, M.Si. Dalam sambutannya, PD 3, menyampaikan pesan bahwa Psikosis adalah sebuah kegiatan positif yang dapat menambah wawasan dan pengalaman baru sebagai bekal menjalani proses studi di fakultas Psikologi.

Setelah acara pembukaan selesai, diadakan pengenalan panitia kepada peserta agar peserta lebih mengetahui setiap panitia yang ada di Psikosis. Ketika pengenalan panitia bidang Komisi Disiplin (Komdis) atau Rangers hampir seluruh peserta terlihat memperhatikan dengan ekspresi wajah serius, berbeda ketika pengenalan panitia bidang lain karena dari sejarahnya juga panitia Komdis menjadi panitia yang paling ditakuti peserta. Bagaimana tidak seperti itu? peserta yang tidak disiplin akan langsung berhadapan dengan Komdis yang terkenal tegas dalam menegakan aturan. Dibuktikan ketika beberapa peserta yang datang terlambat langsung diberikan hukuman oleh komdis.

Hari pertama merupakan hari yang sangat melelahkan bagi panitia karena harus mempersiapkan tempat untuk acara ditambah dengan guyuran hujan yang seolah-olah tak mau berhenti. Walaupun cuaca sangat tidak mendukung akan tetapi dengan semangat “metamorphoself” secara umum kegiatan tetap berlangsung sesuai jadwal yang telah disusun sebelumnya. “Kami dari seksi logistik yang bertugas megkondisikan tempat untuk acara merasa puas dengan hasil pekerjaan kami dan salah satu pekerjaan yang paling berat adalah ketika menjadi tim pendahulu. Kami datang 1 hari lebih awal ke lokasi untuk mendirikan tenda dan berbagai fasilitas lainnya. Kesuksesan bidang logistik tidak lepas dari kekompakan seluruh anggota bidang logistik sehingga pekerjaan berat ini menjadi lebih ringan”, ungkap koodinator bidang logistik, Ilham Sidiq. Begitu juga dengan para peserta yang terlihat begitu antusias menerima materi dari setiap pemateri salah satunya adalah ketika menyimak materi tentang kepemimpinan dan organisasi dari salah satu dosen Psikologi, Tahrir, S.Psi. Pada materi ini para peserta diberikan penjelasan seputar kepemimpinan dan organisasi seperti gaya kepemimpinan dan strategi menjadi pemimpin yana baik. Selain itu, para peserta juga diberikan penjelasan tentang KABEMAPSI (Keluarga Besar Mahasiswa Psikologi) seperti sejarah dan fungsinya.

Selanjutnya kegiatan berikut ini mungkin akan paling di ingat oleh seluruh peserta yaitu kegiatan teknik sidang dari Vici Sopiana Putra, S.Psi., yang langsung di praktikan dalam pemilihan ketua angkatan. Pemilihan ketua angkatan berlangsung secara demokratis, seluruh peserta memilih ketua angkatan berdasarkan hati nuraninya masing-masing. Setelah dilakukan pemungutan suara terpilihlah Omar Osama sebagai ketua angkatan 2012. Dalam pidato sambutanya sebagai ketua angakatan 2012 Omar Osama menyatakan bahwa dirinya akan mengutamakan kebersamaan seluruh angkatan untuk mencapai cita-cita menjadi angkatan yang kompak dan maju. Pemilihan ketua angkatan berlangsung sampai kira-kira pukul dua pagi.

Semoga dengan terpilihnya Omar Osama sebagai ketua angkatan 2012 menjadikan angkatan 2012 sebagai angkatan yang kompak dan terus maju.

Hari kedua cuaca lebih baik dari hari pertama, langit terlihat cerah walaupun sempat beberapa saat hujan turun akan tetapi secara umum kondisi cuaca sangat mendukung. Hari kedua ini diawali dengan kegiatan olah raga yang diikuti seluruh panitia dan peserta kemudian dilanjutkan dengan kegiatan bersih-bersih tenda karena hampir seluruh tenda baik peserta maupun panitia kebanjiran di hari pertama.

Setelah kegiatan bersih-bersih selesai para peserta kembali disuguhkan berbagai materi salah satunya adalah materi pengembangan diri dari Dr. Mursidin, M.Si., beliau adalah mantan dekan sekaligus dosen di fakultas Psikologi UIN Bandung. Dr. Mursidin menjelaskan bahwa kita sebagai manusia harus mengetahui dan mengerti tentang potensi, minat dan bakat yang dimiliki. Selain harus mengetahui ketiga aspek tadi kita juga harus memiliki keyakinan terhadap diri sendiri sehingga cita-cita yang di inginkan dapat tercapai.

Pada malam harinya para peserta diberikan kesempatan untuk menampilkan kreasi seninya masing-masing dalam acara “Psychocreation”. Di awali dengan penampilan dari panitia berupa pembacaan puisi oleh “teh Yuli” sang bendahara. Selanjutnya silih berganti para peserta menampilkan kreasinya masing-masing ada yang ber-Stand Up Comedy, dan ada juga yang nge-rap ala Bondan Prakoso.

Hari ketiga nampaknya akan menjadi hari paling menegangkan bagi peserta yang phobia gelap. Bagaimana tidak? para peserta dibangunkan tepat pukul satu malam padahal mereka baru tidur sekitar pukul 23.30. Udah mah ngantuk berat, badan super pegal, dibanguninya pake bentakan pula bertambahlah penderitaan peserta di pagi buta itu. “Dark Anxiety” siap disajikan kepada para peserta. Kegiatan Dark Anxiety atau Kecemasan dalam Kegelapan merupakan jurit malamnya di Psikosis 2012 ini. Seluruh peserta diharuskan melakukan perjalanan malam menyusuri rute yang telah ditentukan. Rutenya cukup menantang yaitu melewati hutan, perkebunan, jalan aspal, jalan setapak, turunan dan tanjakan nan licin karena diguyur hujan.

Selain membawa perlengkapan pribadi seperti tas karung, caping petani dan jas hujan masing-masing kelompok hanya dibekali 3 buah senter dan 1 lilin yang mana cahanya harus dijaga sampai pos terakahir. Setiap kelompok akan melewati 4 pos utama dan 6 pos bayangan dimana di setiap pos para peserta akan di uji kemampuan kognitif, afektif, psikomotor dan tentunya nyali para peserta juga akan di uji. Lalu rute berat sepanjang hampir 5 Km membuat stamina para peserta benar-benar terkuras, belum lagi para peserta akan mengalami kejadian-kejadian di luar dugaan seperti terdengarnya suara-suara aneh nan menyeramkan yang berasal dari bunyi deritan pohon bambu yang mirip bunyi gesekan engsel pintu terbuka ataupun kejadian-keajadian aneh lainnya. Selama perjalanan banyak peserta yang terjatuh karena licinnya jalan yang dilalui terutama ketika melewati tanjakan dan turunan. Kemudian hampir sepanjang waktu terdengar gong-gongan anjing bersahut-sahutan yang membuat perasaan benar-benar “Anxiety”.

Setelah selama dua hari berturut-turut para peserta hanya bergelut dengan parade materi yang cukup membuat pant*t terasa panas pada hari ketiga ini peserta dapat mengendurkan syaraf-syaraf otak yang tegang karena mereka akan mengikuti “Out Bond” super seru full di lapangan. Serunya out bond ini dikarenakan para peserta selain di uji kemampuan team work para peserta yang terbagi kedalam beberapa kelompok ini juga diharuskan menjadi kelompok kapitalis yang wajib mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya dengan cara menyelesaikan permainan dari setiap pos yang dilalui. Ada pos bom-bom ranjau dimana para peserta diuji insting dan ketepatan menginjakan kaki jangan sampai menginjak ranjau yang tersembunyi, dan ada juga pos water trust dimana para peserta harus melemparkan air dalam kantong secara bersamaan kemudian harus ditangkap oleh rekan se-timnya.

Suasana out bond bertambah seru dengan turunya hujan yang membuat medan menjadi licin dan very dirty. Akan tetapi guyuran hujan terlihat tidak membuat peserta kedinginan karena selain persaingan mengumpulkan hadiah uang (red. uang mainan) dari setiap pos para peserta juga dituntut untuk terus mobile memasuki pos demi pos dimana di setiap pos produksi asam laktat peserta meningkat signifikan yang membuat otot terasa lelah dan menegang.

Bahagia bercampur sedih karena dengan selesainya out bond menandai berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan Psikosis ini. Bahagia karena telah melewati salah satu proses menjadi mahasiswa Psikologi UIN Sunan Gunung Djati sejati dan sedih karena harus berpisah dengan kegiatan yang benar-benar memupuk kebersamaan baik antara peserta dengan peserta maupun antara peserta dengan panitia.

Psikosis 2012 ditutup secara resmi oleh ketua SMF Psikologi 2012-2013, Arizqiya Auliaurrahman. Dalam pidato penutupannya, Arizqiya Auliaurrahman, mengatakan bahwa dengan acara Psikosis ini mudah-mudahan seluruh peserta dapat merubah diri untuk bangga dengan potensi dan bakat yang dimiliki, mengerti tentang diri sendiri, dan menyatu dengan orang lain agar tujuan yang di inginkan bisa tercapai.

“Kegiatan Psikosis ini bagi saya merupakan kegiatan yang memberikan pengalaman baru dan wawasan baru, membangun kebersamaan dan melatih diri untuk lebih baik. Mudahan-mudahan Psikosis selanjutnya lebih baik dari Psikosis kali ini”, ujar Omar Osama, salah satu peserta Psikosis. Senada dengan Omar, Nisrin juga mengatakan bahwa Psikosis yang ia ikuti ini benar-benar bermanfaat bagi dirinya karena dia bisa mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru terutama tentang ke–Psikologian. “Pokoknya bermanfaat banget deh”, ungkapnya.

Satu lagi, ternyata selama kegiatan dilkukan penilaian terhdap setiap peserta dan panitia. Penilaian dilakuukan se-objektif mungkin dan akhirnya munculah nama-nama peserta dan panitia dengan kategori tertentu yaitu: peserta terbaik putra diraih oleh Tendi, terbaik putri oleh Milkarima sedangkan untuk panitia yaitu: Panitia terbaik diraih oleh Kirani Anjasmara, terfavorit oleh Galih Rizky, ter*iam oleh Yuli, ter*alak oleh Uty, dan ter*utek oleh Riri. Masing-masing juara mendapatkan hadiah yang sangat berharga dan ucapan selamat bertubi-tubi dari seluruh panitia dan peserta lainnya.

Mudah-mudahan menjadi motivasi untuk mencapai prestasi terbaik dimasa yang akan datang. (putra_lnz@yahoo.co.id)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on January 20, 2013 by in Uncategorized.

Follow me on Twitter

Tinta Ungu Page

Statistik Blog

  • 60,209 hits

Twitter

%d bloggers like this: