Tinta Ungu

Majalah Online Psikologi UIN Bandung

Jatuh Cinta Sama Psikologi? Sekarang Aja!

Oleh: Tri Rahayu Utami

Selamat datang temen-temen mahasiswa baru, untuk pertama kalinya melangkah di kampus Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung sebagai mahasiswa Psikologi. Tak kenal maka tak sayang. Kalimat itu cocok banget buat temen-temen mahasiswa baru sekarang. Gimana mau sayang sama psikologi kalo pada gak kenal. Iya gak??

Hayu atuh kita kenalan yuk sama psikologi. Sebenernya psikologi itu apa sih?? Mengutip dari buku Pengantar Psikologi karangan Atkinson  (buku yang bakal temen-temen jadikan referensi di mata kuliah psikologi umum di semester pertama). Psikologi itu berasal dari bahasa Yunani yakni dari kata psyce dan logos. Psyche artinya jiwa dan logos artinya ilmu, sehingga menurut bahasa, “Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku dan proses-proses mental.”(Hillgard, Atkinson, dan Atkinson, 1975)

Biasanya kalo udah kenal, jadi suka, terus jatuh cinta deh, hehe. Bicara soal jatuh cinta, banyak anak psikologi pada umumnya baru merasakan ‘jatuh cinta’ ke psikologi setelah mendapatkan mata kuliah berbobot praktikum atau mata kuliah-mata kuliah Psikodiagnostik. Dan saat itu melaksanakan praktikum untuk pertama kalinya. Kenapa? Karena  saat itu adalah saat dimana psikologi baru benar-benar terasa, katanya. Dan mata kuliah Psikodiagnostik baru akan didapatkan di semester III, waduh telat banget yah baru jatuh cinta di tingkat dua perkuliahan. Sebenernya temen-temen bisa kok ‘jatuh cinta’ sama psikologi dari sekarang, bukan nanti saat baru mendapatkan mata kuliah Psikodiagnostik, gimana caranya? Caranya adalah dengan mengenal psikologi lebih mendalam lagi, dimulai dari hal-hal yang paling mendasar, yang banyak banget bahkan anak psikologi sendiri pun kadang tidak mengetahuinya.

Hayu kita kenalan sama psikologi lebih dalam dengan cara menghilangkan rumor-rumor orang awam terhadap psikologi itu sendiri terlebih dahulu.Dan untuk membahas masalah ini, kru Tintaungu melakukan wawancara dengan salah satu psikolog yang sekaligus dosen di fakultas psikologi, beliau adalah Ibu Ening Ningsih, S.Psi, Psikolog. Berikut kesimpulan yang bisa kami paparkan hasil dari wawancara tersebut.

1. Psikolog Itu Gak Sama Loh Sama Psikiater

Banyak orang awan yang sering menyamakan psikologi dengan psikiater, eiiiitttt!! temen-temen jangan pada ikutan yah, karena ini salah. Terdapat perbedaan yang kentara di antara keduanya, salah satunya adalah jika dilihat dari background keilmuan dari kedua profesi tersebut. Gelar Psikolog bisa didapatkan dengan cara mengambil S1 psikologi dan S2 psikologi, baru bisa dikatakan psikolog. Sedangkan title Psikiater itu didapat dari S1 kedokteran dan setelah menyandang gelar dokter umum lalu mengambil spesialis kejiwaan. Nah loohhh…jelas banget kan perbedaannya??? Psikolog itu background pendidikannya psikologi, sementara psikiater itu background pendidikannya kedokteran. “Walaupun memang adanya irisan diantara keduanya, yakni di Psikologi Klinis yaitu bisa sama-sama menggunakan DSM untuk panduan pengklasifikasian gangguan kejiwaan. Akan tetapi beda pendekatan, kalo psikiater menggunakan pendekatannya secara medis  artinya menggunakan obat , kalo psikologi ya menggunakan perangkat psikologis” menurut beliau. Seperti contoh kasus yang penderita skizofrenia, pembahasan menurut keduanya  sama, akan tetapi yang berbeda adalah cara penanganannya, bagaimana cara menyembuhkan atau meminimalisir gejala skizofrenia, misalnya untuk menghilangkan halusinasi yang terjadi pada penderita tersebut, kalo psikiater tinggal diberi antihalusinogen, kalo psikolog berusaha untuk memahami mengapa terjadi  halusinasi pada pasien, dicari akar dari penyebab masalahnya.

2. Lambang Psikologi Itu Bukan Bernama Trisula

Masih seputar orang awam yang melihat psikologi hanya sekilas saja mengatakan bahwa lambang psikologi itu trisula. Bukan bukan. Itu bukan trisula teman-teman. Lambang psikologi itu berasal dari huruf Yunani, namanya psyche yang artinya “jiwa”. Kata psyche sering disingkat menjadi “psy” untuk mewakili kata “psychology”. Sehingga saat kita melihat lambang psikologi, jangan bilang itu trisula, sebut itu sebagai huruf Yunani bernama psyche.

3. Psikologi bukan Peramal

Banyak pula yang mengatakan kalo psikologi itu bisa menebak orang. Padahal sebenarnya, kata yang lebih tepatnya mungkin adalah memprediksi, hal tersebut bisa dilakukan dengan cara melihat dari perilaku yang tampak. Namun tetap saja untuk memastikannya, psikolog harus bisa menguji data-data yang telah didapatnya apakah valid atau tidak. Sehingga semuanya jadi masuk akal sekarang, mengapa kita bisa memprediksi orang itu, ya dilihat dari perilakunya yang tampak yang bisa diobservasi. Atau bisa juga kita melihat karakter orang melalui tulisan tangannya, dan itu ada ilmunya yakni Grafologi. Sehingga semua yang ada di psikologi itu tidak ada yang magis, semua bisa dijelaskan secara ilmiah.

4. Makna Warna Ungu Psikologi

Menurut beliau, “yang saya pahami adalah dari segi aura tubuh,  kan ada cahaya jiwa, ada cahaya raga, nah cahaya raga itu masih tataran luar, dan itu masih tertangkap oleh kamera. Nah kata orang yang bisa melihat aura tubuh, dan juga berdasarkan analis aura tubuh, kalo seseorang itu auranya banyak diwarnai oleh warna ungu itu pertanda bahwa ada yang tidak beres atau ada yang sakit, berkaitan dengan psikologi  yang salah satunya adalah melayani orang-orang yang sakit atau terganggu, nah apakah filosofinya dari situ bahwa apakah warna ungu ada keterkaitannya dengan aura tubuh, ya wallahualam..”

5. Aplikasi Psikologi dalam Kehidupan Sehari-Hari

Banyak yang mengkhawatirkan, akan jadi apa setelah lulus nanti ‘cetakan’ dari jurusan psikologi. Well, banyak yang tidak tahu, bahwa sebenarnya psikologi bisa diaplikasikan dalam setiap segi kehidupan, dalam bidang apapun psikologi masuk kedalamnya. Misalnya, Psikologi Pendidikan, bagaimana aplikasi psikologi dalam dunia pendidikan. Lalu bagaimana aplikasi psikologi di bidang kenegaraan, seperti contoh kecilnya saja untuk teks pidato para pejabat saja ada analis psikolog untuk menganalisis bagaimana dampak-dampak tiap kalimat terhadap  reaksi masyarakat, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Jadi sebenarnya psikologi itu bisa masuk bidang kehidupan manusia mulai dari aspek yang terdekat dengan kita yaitu keluarga sampai aspek kenegaraan. Sehingga begitu luasnya aplikasi psikologi dalam kehidupan sehari-hari, so jangan takut sampe gak bisa kerja saat udah lulus nanti. Prospek kita buat kedepannya cerah koq teman-teman, asal kita rajin aja mencari peluang sebesar-besarnya dan rajin kuliah.

So..mau ‘jatuh cinta’ sama psikologi kapan?? Sekarang!!!

[Barent Ronevica, Tri Rahayu Utami/Tintaungu]

(Buletin Edisi-4 08/’10)

3 comments on “Jatuh Cinta Sama Psikologi? Sekarang Aja!

  1. bachdim mubarok
    January 8, 2011

    saya sangat suka pesikologi. tpi sayangnya saya tidak seberuntung anda yang bisa mempelajarinya di bangku kuliah..

  2. lia
    February 15, 2011

    Sy suka psikologi, meskipun basically bukan background keilmuan sy. Sy mengenal psikologi ktka di S1,sbg salah satu MKU di sem II dan kebetulan skli bhw sy senang membaca jenis2 buku psikologi entah itu buku2 motivasi, atau psikologi populer.. Intinya saya tertarik.. Kadang2 terpikir pengen ngambil kuliah psikologi (pdhal sy sdh tamat S2), atau lanjut S3 jur psikologi sj (kykx gak mgkn ya??)..
    Satu lg yg menarik, sy suka warna ungu. Tp katanya itu menandakan ada bgn tubuh yg sakit ya? He he, mgkn jg ya….:)
    Salam kenal.. Postingannya bagus
    , menambah wawasan..

  3. rion
    December 4, 2011

    lambang psikologi itu ???? nggak trisula ?? mengapa orang banyak mengatakan itu ???
    email rion ya.. yon mau tanya2 psikologi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on September 25, 2010 by in News.

Follow me on Twitter

Tinta Ungu Page

Statistik Blog

  • 60,209 hits

Twitter

%d bloggers like this: